Share

Ahok Sampaikan Pesan Ayahnya ke Mahasiswa UPH

Qur'anul Hidayat, Okezone · Rabu 07 Januari 2015 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2015 01 07 65 1088983 ahok-sampaikan-pesan-ayahnya-ke-mahasiswa-uph-5Xany3DuPG.jpg Ahok Sampaikan Pesan Ayahnya ke Mahasiswa UPH (Foto: Qur'anul Hidayat)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyampaikan berbagai hal di depan puluhan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan (UPH), mulai dari program-programnya di Ibu Kota sampai pesan sang ayah kepadanya.

"Pesan Bapak saya, berburu macan meski saudara sekandung," ungkap pria yang biasa disapa Ahok itu di Ruang Balai Agung, Balai Kota DKI, Rabu (7/1/2015).

Mantan Bupati Belitung Timur itu menuturkan, ayahnya pernah memintanya mendorong sang adik jadi pengacara. Alasannya, tidak ada yang lebih bisa dipercaya dari saudara sekandung. "Kenapa adik saya jadi pengacara? Kata Bapak saya, kalau cari masalah, ribut dan kamu pakai pengacara yang tidak jujur, dia bisa bocorin rahasia kamu ke lawan. Itu nanti kamu kalah," tukas Ahok.

Hal yang sama juga terjadi pada seorang dokter. Jika tidak jujur, bisa saja diagnosa yang diberikan tidak sesuai dengan yang sebenarnya karena ingin keuntungan yang lebih tinggi.

Suami Veronica Tan itu melanjutkan, filosofi ini juga berlaku di Tiongkok. Saat hendak berburu di hutan, sebaiknya yang diajak adalah saudara sekandung ketimbang teman akrab sekalipun.

"Kalau bawa teman, diterkam macan, sebagai teman 'ih itu macan sepuluh dan temenku dikepung', kamu bakal kabur. Tapi kalau saudara kandung, kamu enggak pikir macan dulu, tapi mikir bagaimana selamatkan saudara kandung. Minimal lempar tombak, untung-untung selamat. Kalau mau mati, mati bareng," tuturnya.

Filosofi itu, lanjut Ahok, bisa diartikan bahwa masyarakat adalah bangsa yang sedarah dan sekandung, dalam ikatan Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 1945. "Kita ini saudara sebangsa dan setanah air, kalau kalian jadi pengacara tidak berpikiran saudara setanah air, rusak negeri. Tapi, kalau sebangsa dan setanah air, beda ini. Tidak ada soal SARA, sekeyakinan, kita se-UUD saja," tandasnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini