Siswa Pangkalan Bun Berdoa untuk Korban AirAsia

ant, · Senin 05 Januari 2015 12:44 WIB
https: img.okezone.com content 2015 01 05 65 1087890 siswa-pangkalan-bun-berdoa-untuk-korban-airasia-TXvd6P5Hul.jpg Tim Basarnas menggotong jenazah penumpang AirAsia QZ 8501. (Foto: Arief J/Okezon)

PANGKALAN BUN - Hari pertama masuk sekolah, para pelajar di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, memanjatkan doa bersama-sama untuk korban dan keluarga korban pesawat AirAsia QZ 8501. Selain itu, sekolah juga memasang bendera setengah tiang sebagai simbol berkabung atas musibah jatuhnya pesawat tersebut.

Kepala SMAN 1 Pangkalan Bun, Rusnah, menjelaskan, doa bersama ini sebagai bentuk keprihatikan para siswa dan guru. Sementara itu, pengibaran bendera setengah tiang sudah diinstruksikan Dinas Pendidikan Kotawaringin Barat sebagai lambang bahwa turut berduka atas musibah ini.

"Kami sangat berharap korban ditemukan dan para keluarga korban diberikan ketabahan dan kesabaran," kata Rusnah di Pangkalan Bun, Senin (5/1/2015).

Hampir semua sekolah melaksanakan kegiatan serupa. Doa bersama dilaksanakan di sela upacara bendera di hari pertama masuk sekolah setelah libur semester pertama.

Pesawat AirAsia QZ 8501 mengangkut 155 penumpang dan tujuh kru saat dinyatakan hilang kontak di atas perairan Selat Karimata, Minggu, 28 Desember lalu. Saat hilang kontak, pesawat tersebut telah delapan menit lepas landas dari Surabaya menuju Singapura. Hingga siang ini, sudah 34 jenazah berhasil dievakuasi ke Surabaya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini