Bus Sekolah Malang Gagal Beroperasi

ant, · Senin 05 Januari 2015 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2015 01 05 65 1087791 bus-sekolah-malang-gagal-beroperasi-YmHXwmfVae.jpg Bus sekolah yang disiapkan Pemkot Malang. (Foto: Media Center Kota Malang)

MALANG - Bus sekolah milik Pemkot Malang, Jawa Timur, yang sedianya mulai mengantar dan menjemput siswa-siswi di wilayah itu, gagal beroperasi. Salah satu alasannya adalah penolakan dari sopir angkutan kota.

Menurut Wali Kota Malang Moch Anton, pengoperasian bus sekolah tersebut seharusnya mulai hari ini. Namun karena berbagai hal, terpaksa harus ditunda.

"Penundaannya sampai kapan, kami juga belum tahu pasti. Harapan kami, ya, secepatnya bisa dioperasikan, paling tidak sepekan ke depan," kata Anton di Malang, Senin (5/1/2014).

Anton mengakui, penundaan tersebut disebabkan sejumlah unsur yang belum siap. Dia menyebutkan, ada penolakan paguyuban sopir angkot maupun organisasi gabungan angkutan darat (organda) di wilayah Malang.

Politikus dari PKB ini mengklaim, penolakan sopir angkot telah diakomodasi. Pembahasan bersama sopir angkot mulai ada titik temu, sehingga bus sekolah bisa dioperasikan secepatnya tanpa menemui kendala, termasuk kendala lain di luar masalah ini.

"Dalam pertemuan dengan paguyuban sopir angkot maupun organda akhir pekan lalu, kami juga minta jalur angkot yang tidak dilalui bus sekolah tidak perlu memperkeruh suasana dengan ikut-ikutan menolak," ujarnya.

Penolakan pengoperasian bus sekolah oleh organda maupun paguyuban sopir angkot tersebut didasari kekhawatiran keberadaan bus sekolah itu akan mengancam angkot. Pasalnya, penumpang angkot selama ini sebagian besar, bahkan mencapai 70 persen adalah pelajar. Jika ada bus sekolah, maka otomatis akan mengurangi penumpang pelajar.

Enam unit bus sekolah tersebut diluncurkan pada 29 Desember 2014. Pengadaannya menggunakan dana APBD 2014 sebesar Rp4,9 miliar untuk lima unit, sedangkan satu unit lainnya merupakan sumbangan (CSR) dari salah seorang pengusaha asal Kota Malang yang sukses di Jakarta.

Pelajar dapat menumpang bus sekolah ini tanpa dipungut biaya alias gratis. Keenam bus sekolah akan dioperasikan per zona, satu bus akan melayani satu kecamatan dengan rute tertentu dan rute akhir di Balai Kota Malang.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini