Share

Pendidikan Karakter Asah Soft Skill Mahasiswa

Kamis 01 Januari 2015 12:17 WIB
https: img.okezone.com content 2014 12 31 65 1086367 pendidikan-karakter-asah-soft-skill-mahasiswa-smZBNasmPQ.jpg Pendidikan karakter di Universitas Atma Jaya Yogyakarta diintegrasikan dalam SPAMA. (Foto: dok. penulis)

PENDIDIKAN karakter merupakan proses pembentukan karakter yang memberikan dampak positif terhadap perkembangan emosional, spiritualitas, dan kepribadian seseorang. Pendidikan karakter pada prinsipnya memiliki kesamaan visi apabila dibandingkan dengan pendidikan kognitif. Perbedaan keduanya terletak pada orientasi/sasaran yang hendak dicapai. Apabila pendidikan kognitif bertujuan untuk mengasah aspek-aspek kognitif/pengetahuan nalar seseorang, maka pendidikan karakter lebih berorientasi pada aspek afeksi seseorang. Kedua model pendidikan tersebut merupakan hal yang sama pentingnya dan mempengaruhi pola pikir dan tindak seseorang.

Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Dr. R. Maryatmo MA dalam suatu kesempatan menegaskan tentang pentingnya kecerdasan emosional, spiritual, dan kepribadian untuk dapat mengembangkan karakter yang tangguh, mandiri, aktif, kreatif dan berdedikasi tinggi. Beliau juga menegaskan tentang hakikat dan tujuan pendidikan perguruan tinggi yang merujuk pada pernyataan Paus Yohanes Paulus II dalam sebuah dokumen yaitu mahasiswa ditantang untuk menjalani pendidikan yang memadukan keunggulan dan perkembangan humanistik dan budaya dengan pelatihan profesional yang khusus. Dengan demikian, pendidikan karakter sangatlah penting dalam proses pendidikan di perguruan tinggi.

Implementasi pendidikan karakter merupakan suatu tantangan tersendiri dalam mewujudkan pribadi yang tangguh, mandiri, aktif, kreatif, dan berdedikasi tinggi. Institusi formal seperti perguruan tinggi memiliki kewajiban untuk menumbuhkan karakter yang tangguh pada setiap peserta didiknya (mahasiswa). Sistem Partisipasi Aktivitas Mahasiswa Atma Jaya (SPAMA) merupakan bentuk implementasi pendidikan karakter yang diterapkan oleh UAJY. SPAMA mendukung, mengakui, dan memberi nilai setiap aktivitas kemahasiswaan untuk mengembangkan diri agar memiliki karakter yang tangguh, aktif, kreatif, mandiri, dan berdedikasi tinggi.

Hakikat SPAMA secara jelas digambarkan dalam pengertiannya. Terdapat tiga poin yang memberikan batasan mengenai kebijakan SPAMA di UAJY. Pertama, SPAMA merupakan sistem yang mendukung, mengakui, dan memberi nilai setiap aktivitas kemahasiswaan untuk mengembangkan diri agar memiliki karakter yang tangguh, aktif, kreatif, mandiri, dan berdedikasi tinggi, sehingga menjadi manusia yang utuh dan berkualitas. Kedua, yang dimaksudkan dengan sistem partisipasi adalah nilai yang diberikan terhadap aktivitas kemahasiswaan. Dan ketiga, aktivitas mahasiswa didefinisikan sebagai kegiatan ektrakurikuler yang diikuti oleh mahasiswa.

Ketiga batasan tersebut secara jelas menampilkan hakikat SPAMA sebagai instrumen dan bukan tujuan. Sesuatu dikatakan instrumen apabila ia hanya menyiapkan ruang bagi keberlangsungan sebuah proses. Pada prinsip ini, kehadiran SPAMA merupakan sebuah instrumen bagi tercapainya orientasi pendidikan karakter kepada mahasiswa. Apabila SPAMA dilihat sebagai sebuah tujuan, maka perwujudan dari pendidikan karakter tersebut tidak tercapai.

Sebagai sebuah instrumen, SPAMA selanjutnya memberikan batasan tentang tujuannya, yaitu mendukung keaktifan mahasiswa dalam menyelenggarakan dan mengikuti berbagai kegiatan; memberi pengakuan pada kegiatan yang diselenggarakan atau diikuti oleh mahasiswa; mengembangkan potensi yang dimiliki oleh mahasiswa; mengembangkan dan mewujudkan sistem pendidikan yang unggul, inklusif, dan humanis; dan membantu mahasiswa untuk menjadi manusia yang utuh dan berkualitas. Kelima model tujuan SPAMA tersebut mengindikasikan satu nilai yang hendak diwujudkan. Mahasiswa sebagai agen dari pendidikan karakter tersebut diharapkan mampu mengembangkan soft skill-nya. Dengan demikian, kehadiran SPAMA bertujuan untuk memberikan ruang bagi implementasi soft skill mahasiswa.

Alfred Rodriques Januar Nabal

Mahasiswa Teknik Sipil

Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Kampus Okezone menerima kiriman berita seputar kegiatan kampus, artikel opini, foto dan karya lainnya dari civitas akademika. Karya haruslah asli, bukan jiplakan dan belum pernah dipublikasikan di media lain. Kirimkan karya beserta identitas dan foto pendukung ke alamat kampus.okezone@mncgroup.com.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini