Revolusi Mental 2015

Selasa 30 Desember 2014 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2014 12 30 65 1085551 revolusi-mental-2015-mxTyoRMpve.jpg Anak muda Indonesia dapat mewujudkan revolusi mental sebagai persiapan menghadapi MEA 2015. (Foto: dok. Okezone)

TAHUN 2014 segera berakhir. Banyak hal yang sudah dilewati dalam kurun waktu satu tahun ini. Kini semua orang akan menatap tahun yang baru, tahun 2015. Di tahun yang baru ini kiranya diharapkan ada semangat dan jiwa yang juga baru dalam menatap masa depan yang lebih baik. Banyak hal yang akan menanti dan banyak juga yang akan dinanti.

Pada tahun yang baru ini Indonesia akan menyambut sebuah dunia baru dalam kerangka global demi tercapainya kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. Asean World Trade Organization atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) merupakan dunia baru yang akan kita songsong pada 2015. Dalam sistem ini, sekat-sekat pembatas antarnegara tidak akan ada lagi. Semuanya kini menjadi satu dunia dalam kawasan Asia Tenggara.

Indonesia sebagai salah satu anggotanya akan mengalami hal yang sama seperti yang diberlakukan di negara lain. Kita tentunya menyadari bahwa sistem MEA ini akan membawa dampak berbeda dengan tahun sebelum-sebelumnya, sehingga kita dituntut mampu menghadapi sistem ini dengan penuh persiapan. Sebagai salah satu elemen masayarakat, mahasiswa mempunyai posisi penting dan paling diharapkan untuk mampu menjadi garda terdepan dalam MEA.

Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa setidaknya mampu membangun mental yang positif sejak dini. Mahasiswa diharapkan mampu menciptakan etos belajar yang baik dengan menciptakan suasana yang turut mendukung kegiatan belajar mengajar di kampus. Cara lainnya adalah dengan aktif dalam kegiatan organasasi kampus baik yang bersifat ilmiah maupun yang bersifat sosial.

Model kegiatan seperti ini sangat penting agar mendukung daya pikir mahasiswa sehingga mampu bersaing dengan orang lain dalam dunia kerja. Selain hal-hal tersebut, masih banyak kegiatan lain yang sebenarnya turut membantu mahasiswa bersiap menghadapi MEA 2015. Dengan begitu, mahasiswa tidak kesulitan dalam bersaing dengan SDM dari negara lain yang akan masuk dan bekerja di Indonesia.

Inilah waktu yang tepat bagi seorang mahasiswa dalam mewujudkan gagasan Revolusi Mental yang selalu didengung-dengungkan pemerintahan sekarang. Memulai suatu kebiasaan baik dimulai dari hal kecil dan tidak perlu menundanya. Karena kalau bukan sekarang diwujudkan, kapan lagi kita harus memulainya?

Yakobus Kristianto Mat

Mahasiswa Fakultas Hukum

Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Kampus Okezone menerima kiriman berita seputar kegiatan kampus, artikel opini, foto dan karya lainnya dari civitas akademika. Karya haruslah asli, bukan jiplakan dan belum pernah dipublikasikan di media lain. Kirimkan karya beserta identitas dan foto pendukung ke alamat kampus.okezone@mncgroup.com.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini