Cara Anak SMK Peduli Korban Longsor Banjarnegara

ant, · Rabu 17 Desember 2014 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2014 12 17 65 1080417 cara-anak-smk-peduli-korban-longsor-banjarnegara-c1A3TEx8t7.jpg Tim relawan membuka jalur transportasi yang terputus di lokasi longsor Banjarnegara. (Foto: Antara)

TEMANGGUNG - Siswa SMK Swadaya memiliki cara sendiri untuk menunjukkan kepedulian kepada korban longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah. Mereka menggalang dana, baik di sekolah maupun luar sekolah.

Menurut kepala SMK Swadaya, Temanggung, Jawa Tengah, Muhasyim, setiap siswa diminta menyisihka uang jajan mereka sebesar Rp10 ribu. Nominal ini bisa diangsur tiga kali selama seminggu. Sedangkan bagi guru, sumbangan yang diharapkan adalah Rp30 ribu per orang, dan juga bisa dicicil.

"Selain itu, para siswa kami minta juga melakukan penggalangan dana pada masyarakat dengan mengedarkan kupon. Setiap kupon senilai Rp5.000. Dalam penggalangan dana ini, mereka kami bekali surat tugas dari sekolah," kata Muhasyim, Rabu (17/12/2014).

Muhasyim menargetkan, aksi penggalangan dana ini akan mengumpulkan uang Rp10 juta hingga Rp12 juta. Siswa pun membuat laporan pengumpulan dana setiap hari pada jurnal setiap kelas.

"Tujuan kegiatan ini untuk menanamkan jiwa pada anak agar peduli atau memperhatikan kesulitan orang lain," imbuhnya.

Selain penggalangan dana, kata Muhasyim, civitas ademika SMK Swadaya juga mengirimkan bantuan berupa perlengkapan bagi para relawan seperti masker, kaus tangan plastik, sabun tangan, dan sayuran. Muhasyim menyebut, pengiriman bantuan ini berdasarkan permintaan dari posko penanggulangan bencana alam di Banjarnegara.

"Survei sebelum menyalurkan bantuan justru akan tepat sasaran dan bermanfaat," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Kepala SMK Swadaya Humam Sabroni menuturkan, mereka mencetak 6.000 kupon untuk aksi penggalangan dana. Para siswa pun bisa mengedarkan kupon ke mana saja, baik untuk lingkungan keluarga maupun masyarakat.

"Mereka bisa mengedarkan kupon berapa saja mereka mau dan pengumpulan dana ini kami catat dengan baik. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa dicontoh sekolah lain," katanya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini