Monbukagakusho, Beasiswa S-1 hingga S-3 di Jepang

Rachmad Faisal Harahap, Okezone · Jum'at 10 Oktober 2014 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2014 10 10 65 1050562 TXzl7RtD6G.jpg Salah satu beasiswa favorit untuk studi S-1 hingga S-3 ke Jepang adalah Monbukagakusho. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Saat ini ribuan pelajar Indonesia meneruskan pendidikan di Jepang. Sebagian besar dari mereka meraih beasiswa dari pemerintah Jepang, donor instansi maupun perusahaan.

Salah satu beasiswa favorit untuk studi ke Jepang adalah Monbukagakusho. Beasiswa ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olah Raga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang. Penerimanya akan mendapatkan biaya studi dan biaya hidup tanpa ikatan apa pun.

Setiap tahun, Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang di Indonesia dan Konsulatnya di Surabaya, Medan dan Makassar membuka pendaftaran dan proses seleksi Monbukagakusho. Para pendaftar bisa memilih program sesuai jenjang pendidikannya yaitu:

1. Undergraduate (S-1)

Program ini dapat dilamar para lulusan SMA/sederajat untuk menempuh studi S-1 di Jepang. Mereka bisa memilih semua bidang studi. Durasi pemberian beasiswa adalah lima tahun, termasuk satu tahun belajar Bahasa Jepang. Pengecualian ada pada mahasiswa jurusan kedokteran umum, gigi, hewan, dan sebagian farmasi yang lama masa studi adalah tujuh tahun.

2. College of Technology (D-3)

Program kekhususan ilmu teknik ini berlangsung selama empat tahun, termasuk satu tahun belajar Bahasa Jepang. Lulusan SMP juga bisa melamar dan bila terpilih akan menjalani program selama lima tahun. Sedangkan lulusan SMA akan masuk College of Technology sebagai mahasiswa tahun ketiga.

3. Specialized Training College (D-2)

Specialized Training College menawarkan pelatihan praktis kejuruan. Durasi studi adalah tiga tahun, termasuk satu tahun belajar bahasa Jepang.

Program yang terpisah dari sistem pendidikan Jepang reguler ini menawarkan dua jurusan, yaitu IPA dan IPS. Pemilih jurusan IPA dapat mempelajari civil engineering and architecture, electrical and electronic engineering, wireless communication, computer, information processing. Sedangkan mahasiwa jurusan IPS bisa mendalami bidang nourishment, cooking, nursery teacher training, nursing welfare, social welfare, management, travel, business, harmony dressmaking, music, art, design, photograph, dan lain sebagainya.

4. Program Penataran Guru

Para guru mulai dari jenjang SD hingga SMA bisa mendaftar program ini. Selama satu tahun enam bulan, mereka dapat mempelajari berbagai hal, termasuk bahasa Jepang. Program ini tidak menyediakan gelar akademis.

5. Program Japanese Studies

Peserta program ini diharapkan dapat untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Jepang dan memperdalam pemahamannya tentang kebudayaan Jepang. Program Japanese Studies berlangsung selama satu tahun dan merupakan program non gelar.

6. Program Research Student (S-2 dan S-3)

Ini merupakan program matrikulasi bagi mahasiswa pascasarjana. Setelah belajar selama dua tahun, termasuk enam bulan belajar bahasa Jepang, lulusan program ini bisa langsung melanjutkan ke program doktoral jika lulus tes masuk.

7. Program Research Student

Serupa dengan program di atas. Bedanya, program ini mendapat dukungan rekomendasi dari perguruan tinggi Jepang yang bermitra dengan perguruan tinggi asal. Penerima beasiswa akan mendapatkan biaya kuliah, tiket pesawat pergi dan pulang dan tunjangan hidup.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini