Share

Sekretariat Mapak Alam Unpas Diobrak-Abrik

Yugi Prasetyo, Koran Sindo · Selasa 28 April 2009 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2009 04 28 65 214594 rwxGKXohGS.jpg
BANDUNG - Hampir seratus mahasiswa yang diduga dari Fakultas Teknik Universitas Pasundan (Unpas), menggeruduk kampus Unpas di Jalan Taman Sari, Bandung, dengan menggunakan puluhan sepeda motor.

Mereka langsung masuk ke areal kampus dan merusak pintu ruangan UKM Mapak Alam Unpas. Aksi mereka hanya berlangsung selama 20 menit, tadi malam.

Seorang saksi Heri, mengungkapkan gerombolan mahasiswa tersebut datang menggunakan sepeda motor. Mereka parkir di halaman kampus Unpas di Jalan Taman Sari, selanjutnya berjalan kaki menuju ruang UKM Mapak.

"Pintu ruangan rusak karena ditendang. Plakat Mapak Alam dicabut dari dinding dan dirusak hingga terbelah. Tidak ada orang yang jadi korban, karena di Mapak tidak ada siapa-siapa," tuturnya di Bandung, Selasa (28/4/2009).

Menurut dia, masalah yang menyulut aksi itu kemungkinan terkait pemukulan pada 18 April lalu, yang melibatkan mahasiswa Jurusan Mesin Fakultas Teknik Unpas dan anggota UKM Mapak Alam Unpas. "Sebenarnya setelah kejadian itu sudah sempat didamaikan. Tetapi entah mengapa mereka datang lagi ke sini," ujar Heri.

Pascakejadian tersebut, puluhan personil Dalmas dari Polresta Bandung Tengah berjaga-jaga di sekitar kampus. Buntutnya, beberapa mahasiswa yang terlibat dalam penyerangan itu diperiksa di Mapolsekta Lengkong terkait ulah koboynya. Namun setelah ada kesepakatan dari kedua belah pihak, kecil kemungkinan para pelaku itu ditahan kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Bandung Tengah AKP Agusman Gurning menyatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan. "Masih kita selidiki terlebih dahulu," katanya singkat.

Sementara pascapenyerangan, pagi ini tidak terlihat pengamanan yang sangat ketat dibanding tadi malam. Bahkan beberap mawasiswa yang penasaran terkait kejadian itu, mendatangani sekretariat Mapak Alam dan melihat kondisi kerusakan.

Namun ketika ditanya oleh wartawan tidak ada seorang mahasiswa pun yang bersedia berkomentar mengenai kejadian tersebut.

Follow Berita Okezone di Google News

(ram.-)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini