Betina menyimpan telur di bawah tanah
Saat belalang betina rampung untuk menghempaskan polong telurnya, betina akan memakai tanduk khas di perutnya untuk menggali dan menggali beberapa sentimeter ke bawah tanah.
Lalu, belalang betina dapat memasukkan ovipositornya ke dalam lubang yang sudah ia gali dan menaruh pod yang berisi lusinan telur.
Dikutip dari Sciencing, telur-telur ini terjaga dari bahaya dengan lapisan tebal yang dilontarkan betina selama proses ini, lalu mengeras.
Bagi belalang, reproduksi terjadi sebelum bulan-bulan yang memiliki cuaca dingin dan telur mereka dapat menetas saat cuaca menghangat.
Maknanya, di wilayah yang lebih hangat, telur belalang bisa menetas dengan cepat, sementara itu, di wilayah yang lebih dingin, telur bisa tetap tak menetas sampai 9 bulan.
(Natalia Bulan)