INDRAMAYU - Ratusan pelajar SMPN 3 Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (4/10/2017) pagi menggelar aksi unjuk rasa. Para pelajar tersebut menuntut kepala sekolah mengundurkan diri karena diduga telah melakukan penganiayaan terhadap siswa.
Emosi siswa kian memuncak setelah mendengar jawaban kepala sekolah yang membantah melakukan penganiayaan.
Pasalnya, puluhan siswa sendiri melihat aksi penganiayaan dengan cara menampar dan memukul serta menendang Samroni, siswa kelas tiga yang tengah baris berbaris saat mata pelajaran olahraga.
"Kami melihat sendiri penganiayaan itu," ujar Aisyah salah satu siswi.
(Baca juga: Lagi dan Lagi! Sedang Baris-berbaris, Siswa SMP Dianiaya Kepala Sekolah)
Aksi aniaya yang dilakukan oleh sang Kepala Sekolah bermula, saat siswa bernama Samroni tengah melakukan baris berbaris ketika jam pelajaran olahraga.
Namun tiba-tiba sang kepala sekolah memusul, menampar dan menendang.
Ratusan siswa akan menggelar aksi yang lebih besar lagi, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
(Qur'anul Hidayat)